Bisnis Recehan Cetak Photo Ponsel

Keberadaan kamera di ponsel membawa berkah tersendiri bagi sebagian orang. Setidaknya itu yang dilakoni para pelaku jasa layanan cetak photo. Dan ternyata, bisnis yang terbilang recehan ini berpeluang meraup keuntungan yang cukup menggiurkan. Layanan cetak photo yang kami maksud bukan sekaliber studio photo terkenal, itu jelas membutuhkan modal yang besar. Yang kami maksud disni, usaha cetak kelas menengah, bermodal piranti komputer, printer dan beberapa perangkat tambahan. Salah-satu contoh konkritnya, mampir saja ke pusat Grosir Cilitan (PGC) tepatnya di Lantai 4.

Di tempat ini, sedikitnya kami mencatat ada sekitar 10-15 penjaja layanan cetak photo ponsel dengan berbagai ukuran. Ada yang menyewa kios, banyak juga yang hanya mengandalkan beberapa meja yang disusun berjajar. Menariknya, jarak tempat usahanya satu sama lain berdekatan. Beberapa info harga yang dipasang menunjukkan persaingan usaha disini cukup ketat. Meski begitu, semuanya terlihat ramai oleh pengunjung. Apalagi pada hari-hari libur, Sabtu dan Minggu. Cikal (22), pemilik Millapost, usaha cetak photo yang kami temui disana, bisa dijadikan contoh dalam mengembangkan usaha ini.
Dia memulai usaha dengan modal kecil,, hanya mengandalkan komputer yang ditempatkan dalam bentuk boks yang dibuat sekedarnya. “ Dulu saya sering disindir-sindir karena boks ‘reyot’ saya dianggap menghalangi usaha yang sudah mapan,”keluh dia. Dia mengaku, dalam satu minggu rata-rata mencetak 300 hingga 500 lembar photo di setiap konternya. Jasa cetak photo yang diterima memang bukan hanya untuk ponsel saja. Meski begitu, 75 persen pendapatannya didapat dari cetak photo ponsel.

Modal awal
Mengawali bisnis cetak photo setidanya membutuhkan modal awal Rp 10 juta. Itu belum termasuk biaya sewa tempat. Modal ini digunakan untuk membeli satu unit PC, printer dan piranti koneksi ponsel. Berikut uraiannya :
• 1 unit PC rakitan
Pentium 4 + monitor = Rp.4.000.000
• 1 unit Printer Warna
Kualitas sedang = Rp.1.500.000
• 1 meja komputer
Plus kursi = Rp. 300.000
• Piranti Koneksi
(Bluetooth, infrared, kabel data ) = Rp. 500.000
• Card reader = Rp. 200.000
• Tinta Printer = Rp. 500.000
• Kerta Photo = Rp. 500.000
• Lain-lain (standing
Banner, boks) = Rp.2.500.000
----------------------
Rp.10.000.000
Untuk menyiasati mahalnya pembelian tinta printer, tidak ada salahnya menggunakan tinta suntik yang biasa dijajakn di layanan isi ulang tinta. Setelah ada kemajuan, baru berfikir untuk membeli tinta dalam jumlah galonan. Dengan bigitu, modalnya jadi lebih murah. Kertas photo pun juga demikian, bisa dibeli secara grosiran.

(Sumber : Tabloid Mingguan PULSA Edisi 120 Th V/2007/6 – 19 Desember)

1 komentar:

  1. sepertinya memang layak dipertimbangkan nich bisnis

    BalasHapus

Kirim Artikel Ke Email Anda

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 
tukarfile.blogspot.com is proudly powered by Blogger.com | Template by tukarfile | Belajar Bisnis Online